PLASTIK DAN AKIBATNYA TERHADAP EKOSISTEM
Plastik saat ini adalah barang yang tidak asing bagi kita semua bahkan anak kecil sekalipun. Anak-anak sudah diperkenalkan dengan plastik melalui barang mainannya yang terbuat dari plastik .
Plastik terbuat dari bahan baku minyak bumi yang sulit diuraikan dan perlu waktu ratusan tahun untuk menguraikannya. Coba anda tanam sebuah kantong plastik di kebun kemudian anda buka setelah 50 tahun kemudian ( kalau ingat
atau titip pesan ke anak cucu ) untuk dibuka kembali, hasilnya tetap saja tidak berubah.
Dimana-mana kita pasti selalu menemukan alat yang terbuat dari plastik , mulai dari alat rumah tangga, kemasan makanan, kendaraan, mainan anak dll.
Sekarang ini, ibu-ibu pergi ke pasar atau belanja ke mall pasti membawa kantong plastik dalam membawa barang belanjaannya. Mall, Pasar, toko dan warung-warung selalu menggunakan kantong plastik untuk membungkus atau membawa barang belanjaan pembelinya.
Selain murah, plastik mudah digunakan dan simple. Bisa digunakan untuk bungkus apapun bahkan buah-buahan yang seharusnya tidak boleh dibungkus plastik , malah dibungkus plastik . Buah belimbing yang masih dipohon dibungkus dengan plastik . Tanpa kita sadari, membungkus makanan dengan plastik akan mengakibatkan penyakit karena efek kimia yang ditimbulkan dari platik terhadap buah2an yang dibungkus tersebut.
Anak kecil atau bayi, kebanyakan mainannya terbuat dari plastik . Bayi yang interaktif dan tumbuh dewasa selalu mencoba sesuatu hal dengan memasukan kemulutnya termasuk mainannya. Tanpa kita sadari, mengakibatkan penyakit bagi anak-anak kita.
Kebanyakan kantong plastik mengakibatkan banjir dikota besar seperti Jakarta. Sebagai contoh adalah membuah sampah plastik ke selokan atau sampah plastik yang terbawa arus hujan dari tempat sampah ke selokan yang semakin lama semakin bertumpuk di selokan dan mengakibatkan BANJIR karena tersumbat.
Memusnahkan plastik dengan di bakar adalah hal yang sangat membodohkan, walaupun kelihatannya itu adalah cara yang sangat baik, padahal itu adalah mengakibatkan kematian pada orang lain terutama bayi. Karena dari hasil pembakaran, mengeluarkan zat yang bisa menganggu pernapasan bayi dan orang disekeliling kita.
——Dimana ada kemudahan disitu ada kesulitan——-
Mungkin itu kata itu yang cocok bagi si plastik ..
Dengan banyaknya plastik yang digunakan di rumah, di kendaraan sedikit-besarnyanya menambah Efek rumah kaca yang mengakibatkan Pemanasan Global.
Dengan adanya plastik, tanah-tanah pertanian jadi kurang subur. Banyak hewan darat dan laut mati karena makan plastik dan mengakibatkan kemusnahan pertanian, hewan, tumbuhan dan bahkan manusia.
Intinya dengan adanya plastik, lambat laun mengakibatkan kemusnahan ekosistem darat dan laut. Memusnahkan Hewan, Tumbuhan dan Manusia.
Dari sekian banyak akibat dari penggunaan plastik, lalu apa yang harus kita lakukan!.
- Gunakan alat- rumah tangga, mainan anak dan yang lainnya terbuat dari NON PLASTIK
- Cari solusi pengganti plastik dari tumbuhan, hewan yang tidak mengandung kimia
- Jangan membuang plastik sembarang dan jangan dibakar
- Jangan biarkan anak kita mengenal lebih dini akan plastik melalui alat2 plastik
- Cari plastik yang memang aman dan mudah diuraikan
- Hilangkan kebiasaan menggunakan plastik
AYO KITA LESTARIKAN ALAM KITA DENGAN TIDAK MENGGUNAKAN PLASTIK!
Dari artikel ini, mungkin ada pembaca yang setuju atau tidak setuju? Silahkan kirim anggapan anda ke : dedy@eng.ui.ac.id atau ke d3d13yanto@gmail.com.
Salam
Dedi Triyanto ( Pemerhati IT dan Lingkungan Hidup )